Resiko
– Istilah yang sering kita temukan
dimanapun peusahaan, organisasi,keluarga dan masyarakat.
·
Ketidakpastian dalam bisnis akan
menimbulkan resiko dalam bisnis.
·
Resiko akan memberikan ancaman (biaya,
kerugian, dll) bagi perusahaan
·
Setiap resiko yang terjadi di dalam
aktivitas bisnis harus senantiasa diminimalisasi
Penyebab Risiko :
·
Risiko Intern – Dimana resiko itu
terjadi karna ada penyebab didalam perusahaan
·
Risiko Ekstern – Dimana risiko itu
terjadi karna ada penyebab diluar eksten
Bagaimana cara
menanggulangi atau meminimalisasikan risiko ?
·
Mengadakan pencegahan dan penanggulangan
kemungkinan terjadinya kemunculan risiko
·
Melakukan retensi adalah membiarkan
terjadinya risiko agar tidak berpengaruh terhadap jalannya operasi disediakan
dana untuk menanggulanginya.
·
Melakukan pengendalian terhadap risiko
seperti perdagangan berjangka.
·
Mengaihkan atau memindahkan risiko
terhadap pihak kedua. Contoh : Perusahaan asuransi dengan membayar premi
asuransi secara teratur.
Manajemen
Risiko
Seorang
manajer harus mampu meminimalisasikan kemungkinsn risiko yang ada dengan
menerapkan fungsi-fungsi manajemen yang ada.
Sistem pengawasan risiko dan perlindungan harta benda, hak milik atas
kemungkinan kerugian terjadinya risiko.
Konsep
Risiko
Hazard
adalah keadaan bahaya yang dapat memperbesar kemungkinan terjadinya peril
(bencana).
Peril
adalah suatu peristiwa/kejadian yang dapat menimbulkan kerugian atau bermacam
kerugian.
Losser
adalah kerugian yang diderita akibat kejadian yang tidak diharapkan tapi
ternyata terjadi
Manfaat Manajemen
risiko :
Langkah-langkah analisis resiko :
Langkah 1 :
Menganalisis risiko perusahaan dan identifikasikan potensi kerugian.
Langkah 2 :
Mengukur frekuensi dan parahnya kerugian serta dampaknya: Untuk mengukur
frekuensi dan parahnya kerugian, perhatikan sejarah masa lalu dan aktivitas
terkini.
Langkah 3 : Mengevaluasi alternatif, dan memilih
teknik yang akan paling baik menangani kerugian.
Langkah 4 : Mengimplementasi progam manajemen
risiko. Keputusan manajemen risiko tergantung pada teknik dan aktivitas yang
dikelola.
Langkah 5 : Memantu hasil, Manajer memantau hasil
keputusan yang diambil dan mengevalusi kedepannya, agar tidak terjadi risiko
yang sama,
Pengaruh Manajemen risiko terhadap perusahan,
keluarga dan masyarakat.
Terhadap Perusahaan
1. Manajemen risiko mungkin dapat mencegah perusahaan dari kegagalan
1. Manajemen risiko mungkin dapat mencegah perusahaan dari kegagalan
2.
Manajemen
risiko menunjang secara langsung peningkatan laba, dengan pengurangi pengeluaran
dengan mengurangi resiko kerugian
3.
Manajemen risiko dapat
menyumbang laba dengan cara : Keberhasilan mengelolah risiko
murni menimbulkan keyakinan dan kedamaian pada pimpinan perusahaan sehingga
meningkatkan kemampuannya untuk menganalisis dan mengambil keputusan yang
bersifat spekulatif
Karena dapat mengurangi
fluktuasi laba tahunan dan aliran kas.
4. Manajemen
risiko melindungi perusahaan dari resiko murni, karena kreditur pelanggan dan
pemasok menyukai perusahaan yang di lindungi.
Terhadap keluarga `:
1. Manajemen risiko akan mampu melindungi
keluarga dari kerugian-kerugian yang parah sehingga keluarga terhindar dari
musibah
2. Manajemen risiko memungkinkan keluarga untuk
mengurangi pengeluaran asuransi tanpa mengurangi sifat perlindungannya
3. Manajemen
risiko dapat melindungi keluarga terhadap kematian, kesehatan, kehilangan atau
kerusakaan harta benda, sehingga lebih berani menanggung resiko dalam investasi
4. Manajemen
risiko dapat menyembukan keluarga dari tekannan fisik dan mental sehingga dapat
menolong orang lain
Tehadap masyarakat
Manajemen
risiko membuat masyarakat sekitar perusahaan akan ikut menikmati, baik secara
langsung maupun tidak langsung terhadap hasil penanggulangan risiko yang
dilakukan perusahan, misalnya masyarakat tidak terganggu akibat pemogokan
kerja, demo karyawan serta terhindar dari pencemaran lingkungan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar